Minggu, 01 September 2013

Shalat di Pesawat bisa juga dianggap artis ya ? xX (Doing Salaah in the Plane)


Alhamdulillah setelah beberapakali Allah beri rizki naik pesawat ke negri sebrang, tibalah merasakan harus shalat di pesawat bersama dengan non muslim yang 90% penumpangnya bule ketika mengunjungi Aussie. Saya duduk bertiga diapit oleh seorang laki-laki yang tampaknya peranakan Amerika latin dan Afrika, jadi perpaduan yang pas untuk saya katakan hitam manis. Ketika kami bercakap-cakap sedikit, saya ketahui dia sedang puasa ketika saya tawari makanan walaupun agamanya kristen katolik sementara di sebelah kanan saya seorang perempuan cantik berwajah eropa yang senang yoga (ini saya simpulkan dari caranya meregangkan otot-ototnya ketika merasa pegal dalam perjalanan hampir 9 jam ^^ ) Tiba saatnya masuk shalat ashar sementara dzuhurpun belum saya lakukan karena harus mengurus bagasi ketika transit di Malaysia, jadi sebagai Musafir saya jama` ke waktu ashar. Karena ini pengalaman pertama shalat diapit non muslim, jujur ketika akan tayamum ada perasaan "wah pasti mereka terganggu, ijiin dulu ngga ya, mereka memalingkan muka nda ya, dll". Akhirnya dengan bismillah saya bertayamum dan mereka berdua cuek-cuek saja. Sippp, aman! Tibalah saya mengangkat tangan dan bertakbir, hmmmm rasa-rasanya ada dua kepala yang terlihat dari sudut mata kanan-kiri yang tak lepas memandangi. Haduuuuuh saya jadi nda khusu nih, eh tampaknya ada kepala tambahan yang terlihat dari sudut mata datang dari barisan yang lain, Tiba-tiba wajah terasa hangat sampai akhirnya panas. Duuuuuh yaa Rabb baru pertama kali ketika shalat berasa jadi selebritis dan berasa seorang guru yang lagi ngajarin shalat sama murid-muridnya dengan mulut menganga dan mata membulat tak berkedip. Ketika salam kanan-kiri tergoda mata ini ingin melihat wajah-wajah di sekitar dan memotretnya hehehe...namun keteguhan hati dalam beribadah dapat mengalahkanya (hadeuuuuuh so khushu hihihi). Wirid dan berdoa saya lakukan dengan mata terpejam karena berusaha fokus untuk menyampaikan banyak keinginan kepada sang pemilik diri. Sehabis wirid dan berdoa, saya berharap kepala-kepala sudah berada di sandarannya masing-masing, tapi ternyata mereka masih menganggap saya selebritis rupanya, untuk tidak mengecewakan fans akhirnya saya tengok kanan-kiri sambil menyapa " hallo, thank you!". Serasa disadarkan oleh artis pujaannya yang menyapa, mereka gelagapan dan kembali menyandarkan kepala pada sandarannya, dan beberapa saat kemudian senyap, mereka tak bergerak dan sudah di alam mimpi. Selamat bermimpi teman, mudah-mudahan hidayah Allah menghampiri kalian. Nice to meet you and zzzzzzzzzzzzzzzz...bismika....

#next, shalat di tengah Darling Harbour

Kamis, 29 Maret 2012

KETIKA AKU INGIN LARI.....

Ketika Aku Ingin Lari
By : Siti Sarah Hajar Nurfuadah

Lari...lari...
Ketika rasa lelah mendera
Lari...lari...
Ketika rasa sedih melanda
Lari...lari...
Ketika dunia terasa sempit
Lari...lari...
Ketika hati terasa sakit

Kemana aku harus lari
Kemana kaki ini harus aku bawa
Kemana semua rasa ini harus aku tumpahkan
Kemana semua asa harus aku bawa

Ke tempat bebas berurai air mata
Ke tempat bebas berkeluh kesah
Ke tempat bebas meminta-minta
Ke tempat bebas menghilangkan resah

Lari...lari...
kemana lagi harus aku lari
Lari...lari...
Tentu saja kepada sang pemilik hati
Lari...lari...
Tentu saja kepada sang pemilik jiwa

Rabb...yaa...Rabb...
Hilangkanlah semua asa di dalam dada
Rabb...yaa...Rabb..
Hilangkanlah semua rasa yang mendesak di dalam jiwa

Aamiin....

Minggu, 25 Maret 2012

Alhamdulillah...finally, I`m here....

Bsimillahirrahmanirrahiim

Alhamdulillah, finally, I`m here...

I always dream of you
I always miss you
I always cry when I remember you
I'm always amazed to see you

Chest pain of longing
Chest pain because of love
Chest pain because of jealousy
Chest pain because they want to worship at the top of your land

finally,
I struggled to get you
I struggled to reach you
I struggled to hug you
I struggle to fly to you

Hey you ... yes, hey you ..
You are  Mecca Almukaramah
You are  Medina Almunawarah
You are Harramain

You are where I stand now
You are where i am  adoring Allah now
You are my place of worship now
You are where I cry now

Crying because of my sins
Crying because of Allah's favors are not measurable
Crying because I missed getting closer to my Lord
Crying because I miss back to you

I `m here .... yes, I` m here
Because the Lord promised
Anyone who visited you
will get a beautiful paradise
and beauty of prayer is granted

Finally, I `m here ...
But I miss You ... still ...


Aku selalu memimpikanmu
Aku selalu merindukanmu
Aku selalu menangis bila aku ingat dirimu
Aku selalu terpana melihatmu

Dadaku sakit karena rindu
Dadaku sakit karena cinta
Dadaku sakit karena cemburu
Dadaku sakit karena ingin beribadah di atas tanahmu

Akhirnya,
Aku berjuang untuk mendapatkanmu
Aku berjuang untuk meraihmu
Aku berjuang untuk memelukmu
Aku berjuang untuk dapat terbang melesat ke arahmu

Hei kamu...yes, hei kamu..
Kamu adalah Mekkah Almukaromah
Kamu adalah Madinah Almunawaroh
Kamu adalah Haromain

Kamu adalah tempatku berdiri sekarang
Kamu adalah tempatku bersujud sekarang
Kamu adalah tempatku beribadah sekarang
Kamu adalah tempatku menangis sekarang

Menangis karena dosa-dosaku menggunung tinggi
Menangis karena nikmat Allah yang tiada terkira
Menangis karena aku rindu semakin dekat dengan Tuhanku
Menangis karena aku sudah rindu kembali padamu

I`m here....yes, I`m here
Karena Tuhanku berjanji
Barangsiapa yang mengunjungimu
akan mendapatkan indahnya surga
dan indahnya dikabulkan doa

Finally, I`m here...
But I miss You...still...